Sebuah Penantian
Wahai awan, kemana engkau membawanya? Hingga aku tak dapat melihatnya,
Tiada menemani dalam gelap,
tiada menghiburku dalam terang,
Dan tak kutemukan indahnya kebahagiaan
Aku bertanya pada angin
Saat semilirnya membelai lembut di pipi
Apa jawabnya? Pergi jauh, meninggalkan sayup sayup kasih...
Tak ada kedamaian dalam kalbu, menunggu datangnya setiap cinta, yang dapat menguatkan rasa, menjadikannya terasa manis, tapi apa daya? Semua ini hanya lah SEBUAH PENATIAN.
Bulan,,,, engkau tanpa cahaya namun terus setia menunggu pantulan sinar terang sang surya,
Bintang nan terang, kau hiasi bumi dengan kerlap kerlipmu yang menawan, hingga kau tak sanggup berada dalam siang,
Tuhan,,, aku menantinya, menunggu, dalam setiap desiran angin, dalam setiap rintikan hujan, dalam setiap denyutan nadi, dalam setiap tarikan nafas dan setiap detak jantung,
Kau....
Wahai Jodohku.
Oleh: Happy Riany El-Cathrine
Sang Wanita Pemimpi
Hay???? Namaku yang tertera diatas.
Aku hanya sekedar belajar buat puisi, walau apakah ia itu puisi? Namun, kusampaikan perasaanku bahwa aku menunggu jodohku.
Siapa yang tak ingin punya cinta?
Aku adalah seorang wanita pemimpi, walau mimpi hanya bunga tidur, namun dengan banyak mimpi aku akan semangat menjalani sebuah kehidupan. Abangku bilang, bolrh saja punya banya mimpi, namun jangan lupa raihhhhhhhhhh secepat mungkin. Dan aku mengusahakan itu!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar